Home » Berita » Peningkatan Kompetensi PTK SPNF SKB Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bali Tahun 2018

KEPALA

Dra. Endah Warsiati, M.Pd

FACEBOOK

Peningkatan Kompetensi PTK SPNF SKB Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bali Tahun 2018

Peserta sedang mengikuti pembukaan Peningkatan Kompetensi PTK SPNF SKB Kabupaten/ Kota se Provinsi Bali Tahun 2018. (8/10) (Edy_Cardiel)

DENPASAR. Peningkatan Kompetensi PTK SPNF SKB Kabupaten/ Kota se Provinsi Bali Tahun 2018 telah dilaksanakan oleh BP PAUD dan Dikmas Bali. Kegiatan dilaksanakan dengan mengadakan pelatihan bagi Pamog Belajar SPNF SKB dan Pendidik/ Tutor Bantu Penyelenggaraan Program PAUD dan Dikmas pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) secara bersamaan dalam satu kegiatan yang bertempat di Hotel Nirmala, Jl. Mahendradatta No.81, Padangsambian, Denpasar, Bali selama empat hari mulai dari 8 s.d 11 Oktober 2018.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Pamong Belajar SPNF/ SKB yang berstatus PNS sejumlah 22 dan Pendidik/ Tutor Bantu Penyelenggaraan Program PAUD dan Dikmas dari SPNF – SKB sejumlah 23 sehingga jumlah peserta 45 orang. Kegiatan dihadiri narasumber yang berasal dari luar Balai sesuai dengan bidang keahlian masing-masing maupun fasilitator dari Balai dengan alokasi waktu 40 Jpl. Kegiatan tersebut dilakukan agar materi yang disajikan oleh para narasumber maupun fasilitator memiliki strategi penerapan dilapangan sehingga para peserta pasca kegiatan dapat menerapkan dalam menjalani tugas masing-masing.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BP PAUD dan Dikmas Bali, Dra. Endah Warsiati, M.Pd. Dalam paparannya, Ka. Balai mengajak agar fungsi SKB sebagai penyelenggara program pendidikan nonformal mengalami pergeseran seiring dengan perubahan sistem otonomi pemerintahan kini dari UPT berubah menjadi Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF). SPNF SKB diharapkan hadir sebagai fasilitator, koordinator dan pembina satuan-satuan pendidikan nonformal di sekitarnya. Tujuan diadakannya kegiatan ini sebagai upaya menyiapkan Pamong Belajar yang professional. Hal tersebut merupakan kunci utama dalam peningkatan kualitas peserta didik, terutama dalam penguatan karakter bangsa. Hal itu dikarenakan penyelenggaran pendidikan nonformal mendapat posisi yang sama dengan jalur pendidikan lainnya.

Ka. Balai menyatakan bahwa “data dilapangan menunjukkan jumlah pamong belajar SKB yang berstatus PNS makin habis karena pensiun dan mengalami mutasi ke struktur jenjang dan tempat yang lain, kalaupun masih ada hampir tidak tersentuh peningkatan mutu kompetensinya. Program-program yang diselenggarakan makin hilang. Sarana dan fasilitas pembelajaran pada umumnya rusak dan tidak dapat difungsikan. Penyelenggaraan SKB sangat minim anggaran sehingga tidak mampu menyentuh beberapa program prioritas PAUD-Dikmas, “jelasnya.

“Keterbatasan ketenagaan tersebut yang menyebabkan SKB kurang mampu menyelenggarakan berbagai program PAUD dan Dikmas yang sesuai keinginan masyarakat dan bermutu. SKB sebagai salah satu aset pendidikan nonformal perlu didorong dan dibangkitkan kembali agar fungsinya sebagai satuan pendidikan nonformal milik pemerintah daerah dapat memberikan kontribusi layanan pendidikan yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat, “ujarnya.

“Kondisi ini membuat pemerintah pusat mengintervensi program dalam hal ini Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kemendikbud dengan memberikan bantuan Pendidik/ Tutor Bantu pada SPNF SKB Kabupaten Kota. Bantuan ini diberikan agar pelaksanaan program PAUD dan Dikmas di SKB dapat berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya serta dapat memperluas cakupan program dan meningkatkan mutu penyelenggaraan program PAUD-Dikmas. Dengan demikian, peningkatan kompetensi bagi Pendidik/ Tutor Bantu yang direkrut ini perlu ditingkatkan kompetensinya sehingga dapat memahami pelaksanaan program PAUD dan Dikmas. Kegiatan peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat memicu tumbuhnya kembali berbagai  layanan program PAUD, keaksaraan, kesetaraan, kursus dan pelatihan, pendidikan keluarga, dan berbagai kegiatan pendidikan nonformal lainnya pada Satuan Pendidikan Non Formal/ SKB yang ada di Indonesia khususnya wilayah Provinsi Bali, “tambah dia. (Adistana)

PROGRAM


GALERI FOTO

previous arrow
next arrow
ArrowArrow
Slider

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 56
  • 5
  • 21
  • 10
  • 317
  • 1.478
  • 17.494
  • 23.910
  • 9.015
  • 3.350
  • 50
  • 13