Home » Berita Kementerian

KEPALA

Dra. Endah Warsiati, M.Pd

FACEBOOK

Kategori : Berita Kementerian

Buku Saku PAUD

Buku saku yang dirancang oleh direktorat PAUD menunjang tugas guru dalam 3 kategori:

  1. Merancang pembelajaran, mengimplementasikan dan menilai tumbuh kembang anak
  2. Menunjang pembelajaran komunikasi dan bekerjasama dengan orangtua di masa pandemi
  3. Menunjang pembelajaran memanfaatkan TIK di masa belajar dirumah

Adapun pilihan topik dari buku saku PAUD diantaranya adalah sebagai berikut

Unduh Buku PAUD disini

Sumber: https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/buku-saku-paud/

Hari Anak Nasional, Pesan Mendikbud: Situasi Sulit Kuatkan Semangat Belajar Anak Indonesia

Jakarta, Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendukung visi dan misi Presiden untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, melalui terciptanya pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bergotong royong, serta berkebinekaan global.

Anak, dalam hal ini murid, menjadi fokus dari seluruh arah kebijakan dan strategi Kemendikbud untuk menghadirkan pendidikan bermutu tinggi dan menciptakan pelajar Pancasila.

Sejalan dengan fokus Kemendikbud pada murid, Peringatan Hari Anak Nasional 2020 menjadi momentum bagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim untuk menyampaikan pesan yang membangun.

“Pada situasi pandemi dan adaptasi kebiasaan baru, kita jadi sadar bahwa belajar ternyata dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, dalam kondisi apapun. Situasi yang sulit bukannya mematahkan semangat dalam belajar, tetapi justru semakin menguatkan,” ujar Mendikbud.

Lebih lanjut Mendikbud berpesan, “Inilah generasi muda Indonesia yang sesungguhnya – generasi yang ulet dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan yang menghadang di depan mata. Selamat Hari Anak Nasional untuk adik-adik sekalian”.

Pada momentum peringatan ini, Mendikbud juga tidak lupa menyampaikan apresiasinya kepada para orang tua dan guru. “Saya menyadari betul bahwa tugas sebagai orang tua dan guru tidak mudah. Para orang tua dan guru harus mendampingi anak-anaknya belajar sambil menunaikan pekerjaan yang berhubungan dengan mata pencaharian. Jika belajar di rumah sulit bagi anak, bagi orang tua dan guru pun tidak mudah. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu sekalian,” pungkasnya.

Anak Gembira, Keluarga Hebat, Indonesia Maju

Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional 2020, Pusat Penguatan Karakter Kemendikbud telah menyelenggarakan Kemah Karakter Virtual Anak Indonesia, yaitu kegiatan pelatihan dan pengembangan siswa, sekaligus rekreasi bersama keluarga, sepanjang bulan Juli.

Mengambil tema “Anak Gembira, Keluarga Hebat, Indonesia Maju”, sebanyak 2.982 peserta dari jenjang pendidikan PAUD/PAUDLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB dan SMK/SMKLB di seluruh Indonesia telah mengikuti rangkaian kegiatan. Kemah virtual ini diselenggarakan agar dapat mendorong meluasnya inspirasi anak-anak untuk cinta, paham, dan mengamalkan Pancasila dalam kebinekaan global, serta mempererat hubungan antara anak dengan keluarganya.

Beberapa diantara peserta membuat karya dari kegiatan ini. Lima peserta dengan karya terbaik adalah Jamparing Wesi Aleri, murid TK Gagas Ceria, Bandung (karya: foto dan esai cerita); Selfiani lase, murid SDSLB Karya Murni, Medan (karya: foto dan esai cerita); Pestaria Sinurat, murid SMP RK Budi Mulia Pangururan, Samosir (karya: video bakat), Firdaus Rahmat murid SMA Negeri 5, Makassar (karya: komik); dan Aisya Auliya Sudrajat, murid SMA Negeri 1 Pacitan, Jawa Timur (karya: video).

Kelima pemenang ini berkesempatan berbagi kisah dengan Mendikbud. Kelakar Mendikbud dan anak-anak Indonesia yang inspiratif ini dapat disimak melalui tayangan ‘Kemah Virtual Anak Indonesia: Anak Gembira, Keluarga Hebat, Indonesia Maju’, Jumat, 24 Juli 2020, pukul 10.00-11.00 WIB di TVRI dan kanal YouTube Kemendikbud RI.(*)

Jakarta, 23 Juli 2020
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

#MerdekaBelajar
#BelajardariRumah
#BersamaHadapiKorona

Sumber : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/07/hari-anak-nasional-pesan-mendikbud-situasi-sulit-kuatkan-semangat-belajar-anak-indonesia (Siaran Pers Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 191/Sipres/A6/VI/2020)

Pentingnya Tahun Pertama Pendidikan Bagi Anak Usia Dini

Jakarta, Kemendikbud – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan langkah awal yang penting bagi anak untuk mempersiapkannya memasuki dunia pendidikan. Orang tua pun perlu terlibat penuh dalam setiap prosesnya, terutama ketika anak harus belajar dari rumah karena kondisi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) seperti saat ini.

Hal tersebut terungkap dalam lokakarya daring Kelas Orang Tua Berbagi dengan tema “Penguatan Peran Orang Tua dalam Penerimaan Peserta Didik Baru PAUD”, yang diselenggarakan oleh Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sabtu (11/7/2020). Pendidikan anak pada usia dini sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, meskipun saat ini harus belajar dari rumah, penting bagi orang tua dan guru agar dapat bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan pendidikan terbaik bagi anak.

Direktur PAUD Muhammad Hasbi yang hadir dalam lokakarya menyebutkan, PAUD turut menentukan prestasi anak di kemudian hari. “Anak yang ikut PAUD minimal satu tahun sebelum SD, bisa dibilang prestasinya akan lebih baik dibandingkan anak yang tidak ikut PAUD” ujarnya. Hasbi juga menambahkan, melalui PAUD kecerdasan dan karakter anak dapat ditingkatkan.

Salah satu orang tua yang turut berbagi dalam lokakarya, Sri Fitriani, yang berasal dari Lombok Barat mengatakan, kepedulian orang tua menjadi faktor utama keberhasilan anak dalam belajar. “Anak-anak yang hebat terlahir dari orang tua yang peduli” tuturnya. Namun ibu dari tiga orang anak juga mengakui, bimbingan guru PAUD bagi dirinya sebagai orang tua turut berpengaruh. Melalui Rencana Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), ia merasa terbantu dalam mendidik anaknya dari rumah.

Senada dengan Sri Fitriani, Wempi Marot dari PAUD Anak Soleh, Malang, Jawa Timur mengatakan bahwa sudah seharusnya orang tua bisa bekerja sama dengan guru dalam membentuk pola mendidik yang terbaik bagi anak di rumah. Pola tersebut pun harus tetap sesuai dengan RPPH. Selain itu, Wempi juga menekankan lima hal yang patut menjadi perhatian orang tua dalam mendidik anak pada masa pandemi ini.

“Pandemi Covid-19 mengubah cara belajar, masalah dan proses belajar di rumah, peranan keluarga dan guru dalam proses belajar, berwisata dalam proses belajar di rumah, dan pembentukan karakter anak,” pungkasnya. (Ragil Utami Putri/Prani Pramudita)

Sumber: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/07/pentingnya-tahun-pertama-pendidikan-bagi-anak-usia-dini

Buku Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 Dan Tahun Akademik 2020/2021 Di Masa Pandemi Covid-19

Buku_Panduan_Pembelajaran_Masa_Pandemi_A5_2020

Sumber: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/06/buku-saku-panduan-pembelajaran-di-masa-pandemi-covid19

Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru di Masa Pandemi Covid-19

200615_Panduan-Penyelenggaraan-Pembelajaran-TA-Baru-di-Masa-Pandemi-COVID19_

SKB-PEMBELAJARAN-TA-BARU-MASA-COVID-19-digabungkan

Sumber: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/06/panduan-penyelenggaraan-pembelajaran-tahun-ajaran-baru-di-masa-pandemi-covid19

PROGRAM



GALERI FOTO

previous arrow
next arrow
previous arrownext arrow
Slider

STATISTIK PENGUNJUNG

  • 4
  • 3
  • 153
  • 90.532
  • 122.771